My Story

 

RAKAJU TERAKHIR

 

Pada akhir semester, saya dan teman-teman pergi ke gunung salak. Kami pergi kesana untuk melaksanakan RAKAJU. RAKAJU adalah singkatan dari Rabu Kamis Jum’at. RAKAJU merupakan kegiatan pramuka yang berupa perkemahan selama 3 hari(Rabu, Kamis, Jum’at). Ini adalah tahun ketiga saya dan teman-teman melaksanakan RAKAJU. Gunung Salak terletak di jawa barat. Kegiatan RAKAJU kali ini bertempat di kaki gunung Salak. Tempat ini merupakan tempat pertama kali kami RAKAJU. Tempat itu merupakan tempat yang bagus untuk melaksanakan perkemahan.

 

 Pada tahun ini, saya dan teman-teman menjadi senior Rakaju. Kami bertugas untuk mempersiapkan dan mengawasi kegiatan para perserta dan panitia Rakaju. Jabatan ini lebih memiliki banyak waktu bebas. Tidak seperti panitia rakaju yang sibuk oleh semua kegiatan Rakaju.

 

Saya dan teman-teman pergi ke gunung salak satu hari sebelum para peserta dan panitia tiba. Yang ikut pergi hari itu hanya senior laki-laki. Kami berangkat lebih dahulu untuk mempersiapkan segala pelengkapan RAKAJU, seperti membangun tenda-tenda untuk para peserta. Kami terbentuk dari beberapa kelompok yang dipimpin oleh instruktur olahraga dan Pramuka.

 

 Selasa pagi kami berangkat dari Jakarta menggunakan tronton polisi. Kami meminjam tronton untuk membawa perlengkapan Rakaju. Perlengkapan itu berupa tenda-tenda dan perlengkapan out bound. Sesampai di kaki gunung salak kami langsung melaksanakan sholat dzuhur berjama’ah dan istirahat sejenak. Lalu tugas pertama kali kami adalah membangun tenda-tenda untuk para peserta, panitia, dan para guru. Awalnya kelompok pengawas agak kesulitan untuk membangun tenda. Kesulitan ini terjadi karena kurang kompaknya saat membangun tenda. Tapi pada akhirnya kami mulai kompak. Pada saat magrib kami melaksanakan sholat magrib berjama’ah dan istirahat, ketika malam sudah tiba kami pun menyalakan api unggun. Setelah itu kami tidur.

 

Kami bangun subuh untuk melaksanakan sholat, setelah itu beberapa dari kami melanjutkan tidur dan sebagian jalan-jalan pagi. Para peserta sampai di area perkemahan setelah dzuhur. Mereka langsung merapihkan barang-barang yang mereka bawa. Pada hari ini peserta hanya melaksanakan upacara pembukaan, Setelah itu melaksanakan beberapa kegiatan pramuka, seperti latihan baris berbaris. Kami senior bertugas untuk membantu guru pramuka untuk mengawasi jalannya RAKAJU. Pada malamnya semua peserta tidur di tenda masing-masing, tidak seperti kami yang ditugaskan untuk berpatroli bergantian untuk mengawasi para peserta.

 

Pada pagi harinya sebagian dari kami menemani para peserta untuk jalan pagi sebagian lagi menjaga tenda peserta, setelah itu kami dan peserta sarapan pagi. Pada siangnya kami dan peserta mendaki gunung untuk mencapai lokasi air terjun. Setelah beberapa jam kami kembali tempat perkemahan lalu kami ISOMA(Istirahat, sholat, makan). Sorenya para peserta mendapatkan beberapa Games dari kami. Ketika malam tiba, para peserta penampilan berbagai pertunjukan di pensi malam, setelah itu para pesreta pun tidur dan kami seperti biasa patroli bergantian.

 

 Pada pertengahan malam, kami membangunkan para peserta tiba-tiba untuk melaksanakan Jurit Malam. Jurit malam merupakan kegiatan uji keberanian dan mental untuk peserta. Kegiatan ini memakan waktu yang lumayan lama karna banyaknya peserta. Para peserta tugaskan untuk membawa pesan dari tiap pos utama sampai pada pos terakhir.

 

Jumlah pos yang ada adalah 7. Saya kebetulan ditugaskan untuk menjadi ketua pos bayangan 6. Saat Saya diberi tanggungjawab ini, Saya teringat kejadiaan 2 tahun yang lalu, ada seorang penjaga pos yang diganggu dikarenakan tidak doa saat memasuki hutan dan tidak menghormati hutan. Lalu kelompok saya menjalankan tugas dengan baik denga  cara menuntun para peserta agar tidak tersesat didalam hutan.

 

 Setelah jurit malam, Kami melaksankan kegiatan api unggun untuk menghangatkan suasana. Kegiatan ini berlangsung hingga subuh. Pada paginya kami dan para peseta bersih-bersih, lalu sarapan dan merapihkan barang-barangnya. Sekitar jam 10 pagi, kami dan para peserta kembali ke Jakarta. Kami para senior senang karena Rakaju terakhir kami berjalan dengan baik.

 

RAKAJU TERAKHIR PDF Print E-mail
Written by Syauqi Zul Qiszthi
Monday, 09 April 2012 11:30
 

Pada akhir semester, saya dan teman-teman pergi ke gunung salak. Kami pergi kesana untuk melaksanakan RAKAJU. RAKAJU adalah singkatan dari Rabu Kamis Jum’at. RAKAJU merupakan kegiatan pramuka yang berupa perkemahan selama 3 hari(Rabu, Kamis, Jum’at). Ini adalah tahun ketiga saya dan teman-teman melaksanakan RAKAJU. Gunung Salak terletak di jawa barat. Kegiatan RAKAJU kali ini bertempat di kaki gunung Salak. Tempat ini merupakan tempat pertama kali kami RAKAJU. Tempat itu merupakan tempat yang bagus untuk melaksanakan perkemahan.

Pada tahun ini, saya dan teman-teman menjadi senior Rakaju. Kami bertugas untuk mempersiapkan dan mengawasi kegiatan para perserta dan panitia Rakaju. Jabatan ini lebih memiliki banyak waktu bebas. Tidak seperti panitia rakaju yang sibuk oleh semua kegiatan Rakaju.

Saya dan teman-teman pergi ke gunung salak satu hari sebelum para peserta dan panitia tiba. Yang ikut pergi hari itu hanya senior laki-laki. Kami berangkat lebih dahulu untuk mempersiapkan segala pelengkapan RAKAJU, seperti membangun tenda-tenda untuk para peserta. Kami terbentuk dari beberapa kelompok yang dipimpin oleh instruktur olahraga dan Pramuka.

Selasa pagi kami berangkat dari Jakarta menggunakan tronton polisi. Kami meminjam tronton untuk membawa perlengkapan Rakaju. Perlengkapan itu berupa tenda-tenda dan perlengkapan out bound. Sesampai di kaki gunung salak kami langsung melaksanakan sholat dzuhur berjama’ah dan istirahat sejenak. Lalu tugas pertama kali kami adalah membangun tenda-tenda untuk para peserta, panitia, dan para guru. Awalnya kelompok pengawas agak kesulitan untuk membangun tenda. Kesulitan ini terjadi karena kurang kompaknya saat membangun tenda. Tapi pada akhirnya kami mulai kompak. Pada saat magrib kami melaksanakan sholat magrib berjama’ah dan istirahat, ketika malam sudah tiba kami pun menyalakan api unggun. Setelah itu kami tidur.

Kami bangun subuh untuk melaksanakan sholat, setelah itu beberapa dari kami melanjutkan tidur dan sebagian jalan-jalan pagi. Para peserta sampai di area perkemahan setelah dzuhur. Mereka langsung merapihkan barang-barang yang mereka bawa. Pada hari ini peserta hanya melaksanakan upacara pembukaan, Setelah itu melaksanakan beberapa kegiatan pramuka, seperti latihan baris berbaris. Kami senior bertugas untuk membantu guru pramuka untuk mengawasi jalannya RAKAJU. Pada malamnya semua peserta tidur di tenda masing-masing, tidak seperti kami yang ditugaskan untuk berpatroli bergantian untuk mengawasi para peserta.

Pada pagi harinya sebagian dari kami menemani para peserta untuk jalan pagi sebagian lagi menjaga tenda peserta, setelah itu kami dan peserta sarapan pagi. Pada siangnya kami dan peserta mendaki gunung untuk mencapai lokasi air terjun. Setelah beberapa jam kami kembali tempat perkemahan lalu kami ISOMA(Istirahat, sholat, makan). Sorenya para peserta mendapatkan beberapa Games dari kami. Ketika malam tiba, para peserta penampilan berbagai pertunjukan di pensi malam, setelah itu para pesreta pun tidur dan kami seperti biasa patroli bergantian.

Pada pertengahan malam, kami membangunkan para peserta tiba-tiba untuk melaksanakan Jurit Malam. Jurit malam merupakan kegiatan uji keberanian dan mental untuk peserta. Kegiatan ini memakan waktu yang lumayan lama karna banyaknya peserta. Para peserta tugaskan untuk membawa pesan dari tiap pos utama sampai pada pos terakhir.

Jumlah pos yang ada adalah 7. Saya kebetulan ditugaskan untuk menjadi ketua pos bayangan 6. Saat Saya diberi tanggungjawab ini, Saya teringat kejadiaan 2 tahun yang lalu, ada seorang penjaga pos yang diganggu dikarenakan tidak doa saat memasuki hutan dan tidak menghormati hutan. Lalu kelompok saya menjalankan tugas dengan baik denga cara menuntun para peserta agar tidak tersesat didalam hutan.

Setelah jurit malam, Kami melaksankan kegiatan api unggun untuk menghangatkan suasana. Kegiatan ini berlangsung hingga subuh. Pada paginya kami dan para peseta bersih-bersih, lalu sarapan dan merapihkan barang-barangnya. Sekitar jam 10 pagi, kami dan para peserta kembali ke Jakarta. Kami para senior senang karena Rakaju terakhir kami berjalan dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>